Skip to main content

[YESNO 076] PRIBUMI "Jalang"

Audio Preview

audio
[YESNO 076] PRIBUMI "Jalang"

by Pribumi



Di awal 2000-an, jauh sebelum Seek Six Sick merekrut Bofag lalu melejit menjadi pengaruh besar terhadap mekarnya band-band eksperimental di Jogja, reputasi awal mereka sebenarnya sudah terbangun berkat vokalis pertama mereka yang misterius, Handoyo Puwowijoyo. Sosoknya biasa saja, jauh dari atribut vokalis band rock pada umumnya. Ia tak banyak bicara, tapi begitu rajin menulis puisi. Saya yakin puisi-puisi itulah yang memikat Seek Six Sick kala itu untuk memasangnya di balik mikrofon.  Puisi-puisi jujur, gamblang, dan tidak pretensius. Musisi mana yang tidak ingin punya vokalis berbekal puisi yang seperti itu?

Setelah lama menghilang, Handoyo kini ingin punya album sendiri. Ia pun mengajak gitaris Seek Six Sick Soni Irawan, kawan yang ia percaya bisa mengaransemen musik pengiring puisi-puisinya. Awalnya saya duga Soni akan mendominasi dan mencemplungkan ini ke benaman noise.  Ternyata saya salah. Puisi-puisi Handoyo begitu kuat sehingga musik Soni berakhir sesuai seperti yang diinginkan; sekadar sebagai pengiring yang sadar porsi. 

Bagi saya, selain puisi yang bagus, satu hal yang bahkan lebih istimewa di sini adalah sosok dan pesona mas Handoyo itu sendiri.  Di Indonesia, banyak sekali vokalis yang berusaha membangun citra agar terkesan “sakit” dengan menulis puisi depresif penuh kegalauan atau gemar beraksi seolah hidupnya begitu memilukan di atas panggung. Tak sedikit dari mereka  yang akhirnya gagal tanpa mereka sadari. Penonton dan pendengar yang cerdas, terlebih di era sekarang, dengan mudah mengetahui sesuatu yang palsu. Mas Handoyo, seperti juga Rudy Wirok dari Belajar Membunuh, adalah dua dari sedikit contoh yang sukses menghadirkan “kesakitan” mereka dengan jujur, tidak dibuat-buat, dan begitu memikat.  Jika Rudy Wirok membaca puisi dengan emosi impulsif yang meluap-luap, Handoyo lebih bijak dan penyabar, bahkan kadang ia terasa seolah mengerem emosinya ager tidak terdengar terlalu “sakit”. Apa pun itu, kejujurannya dijamin membuat minder mereka yang ingin dianggap “sakit”. 
(Rully Shabara)



PRIBUMI:
Handoyo:  vokal
Soni: gitar, vkcal
Aan: drum

Lirik: Handoyo
Aransemen Musik: Soni

Operator, mixing & mastering: Gembus di Pengerat Studio, Yogyakarta
Produser: Handoyo
Disain sampul: Wok The Rock
Foto sampul: Handoyo 

Dirilis oleh Yes No Wave Music



Language Indonesian

comment
Reviews

There are no reviews yet. Be the first one to write a review.
SIMILAR ITEMS (based on metadata)
YES NO WAVE MUSIC
by Rully Shabara & Rudy Wuryoko
audio
eye 1,095
favorite 0
comment 0
YES NO WAVE MUSIC
by Sigmun
audio
eye 3,266
favorite 0
comment 0
YES NO WAVE MUSIC
by Punkasila
audio
eye 765
favorite 0
comment 0
YES NO WAVE MUSIC
by Suri & Serigala Jahanam
audio
eye 2,738
favorite 0
comment 0
YES NO WAVE MUSIC
by The Frankenstone
audio
eye 1,128
favorite 0
comment 0
YES NO WAVE MUSIC
by Kekal
audio
eye 1,653
favorite 0
comment 1
favoritefavoritefavoritefavorite ( 1 reviews )
YES NO WAVE MUSIC
by Seek Six Sick
audio
eye 2,520
favorite 0
comment 0
YES NO WAVE MUSIC
by The Kuda
audio
eye 6,747
favorite 0
comment 0
YES NO WAVE MUSIC
by Rully Shabara & Soni Irawan
audio
eye 1,267
favorite 0
comment 0